selain cerita si bintang

Tampilkan postingan dengan label papita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label papita. Tampilkan semua postingan

01 Januari 2016

little stories in 2015

Hello folks! Long time no see :D
Firstly I hope you had merriest Christmas and happiest new year! 
Just like the other people (okay, I know I am mainstream hehe) I tried to find out what my best nine photos in Instagram. And now I want to share it with you.
1. In 2015, I made at least two big decisions, and one of them was cut my hair. That's my first time having a short hair, just like when I was 4 years old hahahaha 
That's a "beautiful mistake" I think, because I didn't plan to cut that short, but I love my new hairstyle, look so fresh, isn't it? :D

2. Just like the previous years, in 2015 I engaged to Jesuits' ordination. But I think my engagement last year was special because almost all of the new Fathers is my friend. So last year I attended 5 first masses (actually there were 7 new Fathers, but I couldn't attend all of the first masses). In the photo, that was Romo Sani, one of the most "care pol" person I've ever met :p

3. Well yeah, in 2015 I (still) had good times with PAPITA, it's already 13 years, anyway. WOW! Papita is not everything, but everything could happen in Papita #eaaa

4. In 2015 I also still engaged in Perkampungan Sosial Pingit. I learned a lot, not only about how to teach or how to be more empathetic, but I also learned to struggling with myself, my feelings, my thoughts, my idealism etc. In short, my engagement in Pingit help me to develop as a person. Anyway, this year, 2016, Pingit will be 50 years old! #PestaEmasPingit

5. Another #TourToTheTemples session. That was a moment before sunset at the highest temple in Jogja, Candi Ijo.

6. I had so much fun with my nephews and nieces in 2015! Well, that photo taken just a day after a big decision I made in 2015 hehe :D in 2015, I had a chance to literally took care of them for several days and nights hehehe I am very grateful to be an aunt for cute, funny, creative kids. I also had a new cousin and two new nephews last year, so I am an aunt for 8 kids! Hahaha :D

7. One of my best friend said to me that family will always love you unconditionally, always accept you and give you support, no matter what. In 2015, I really learned to find and give meaning to the words "family". And yeah, I couldn't be happier to be a part of this family. :)

8. Joining Campus Ministry's Media and Publication team was another highlight of my 2015. I met many great people (including my "twin", Jokpin), I learned a lot about organizing an event, I learned a lot through the conversations, I learned a lot about life. 

9. One of 'our job' as media and publication team was share the stories about some Sanata Dharma's students who bike from Jogja to Bali, to campaign about autism and mangrove. Of course I wasn't bike from Jogja to Bali, but I learned from their spirit to do something for others. Anyway, in 2015, I also (actually I am forced) to learn how to bike HAHAHAHA :p 

Yeah, for me 2015 is an epic year. I had so many new things, including new status #EH :))
I think my biggest lesson learned in 2015 was "following my deepest heart". You can always use mask, you can always looks good in front of other people, but your heart will never lie. Whatever the consequences, just face it. 
Thank you for everyone who helped me "find myself" in 2015, there are so many BEST people around me, I can't mention them one by one, but I always whisper their name on my prayers ;)
I'm sure that they are present from God. Prayers, joys, hugs, ears to listened to my stories, even tears we shared together, that's really mean to me. I am so blessed. I hope our friendship also give something that meaningful to you, guys! ;)

Once again, happy new year! Hope you will have a great journey in 2016.

Emmm...
I just had a wish for 2016: get my bachelor degree. What's next? Well, just wait what my deepest heart say :p


Happy holidays!

First day of 2016,
Stella Vania Puspitasari (soon to be S.Psi.) :D

01 Agustus 2012

cerita di bulan ke tujuh

selamat hari pertama bulan ke delapan! :)
bagaimana hari pertama di bulan Agustus ini, teman-teman? ada yang menarik, ada yang membosankan, ada yang biasa aja, macem-macem pastinya ya. kalau buat aku sendiri sih, ini bukan salah satu hari yang cukup baik. tapi bukan itu yang mau aku ceritain sekarang :D

aku justru pengen cerita tentang bulan Juli yang baru aja kelewat. buat aku, bulan Juli kemaren itu bener-bener hectic banget. tiga acara dalam waktu yang berdekatan, dan harus memikirkan dua lagi untuk bulan Agustus ini. mantap!
ya, bulan Juli kemaren kebetulan aku dipercaya untuk jadi korlaks EKM Juli (lagi), yang penyelenggaranya adalah Tim EKM sendiri, dan yaaa karena pas banget musim ujian dan liburan, jadi ngilang semua deh. sering banget rapat cuma aku berdua sama Anu, atau kadang bertiga sama Bonfi juga. persiapannya jadi cukup stressfull, dan banyak yang kelewat. tapi puji Tuhan akhirnya berjalan dengan cukup baik juga, walau pas hari H aku gak ikut *sedih banget ini* :(
cover EKM Juli 2012
bukan tanpa alasan aku sampai gak ikut pelaksanaan EKM yang aku korlaksin sendiri dengan susah payah, keringat dan air mata *lebay pol* :)))
aku ada LIVE IN! acara wajib ini diselenggarain fakultas dan digelar di Wonogiri, 13-16 Juli. iya, selesainya Senin. nanggung. 
dan lagi, setelah itu aku masih membantu tahbisan imam SJ yang diselenggarain 19 Juli.
misdinar tahbisan 2012 (aku untuk kelima kalinya HAHAHA)
dan, inti cerita sebenernya adalah tentang LIVE IN 2012 :D *dari tadi ngomong panjang lebar, di sini baru intinya HAHAHAHA*
live in ini agak beda dari live in lainnya, karena kita terbagi dalam kelompok besar, dan kelompok itu bikin program untuk dusun yang ditinggali, jadi ini semacam mini KKN gitu #eaaa
aku tergabung dalam kelompok 1 dan tinggal di Dusun Selorejo *yang dari Romo Eko kemudian aku tau panggilan kerennya adalah "Nthok Nthing"* *semoga gak salah ketik* :D
kelompok 1 dan anak-anak Dusun Selorejo saat program :D
sebenernya aku gak begitu asing dengan Wonogiri, karena aku udah dua kali ke sana sebelumnya. tapi pastinya kali ini lebih banyak pengalaman baru yang mungkin gak bakal terlupakan. dari pertama dateng ke sana, kami dijemput oleh orang dari dusun kami masing-masing. jemputnya macem-macem, ada yang pakai mobil, ada yang tanpa kendaraan alias jalan kaki, dan ada (termasuk kelompokku) yang pake kijang sapi. gak tau kijang sapi? itu lho, mobil bak terbuka yang biasanya buat ngangkut sapi.
kurang lebih kayak gini deh :)) *sumber*
bayangin sendiri deh kurang lebih dua puluh mahasiswa empet-empetan di kijang sapi, siang-siang masih ditambah tas-tas dan gitar itu kayak apa hehehe josss tenan :D
aku tinggal serumah sama Ratna, temen sekelasku. kami berdua tinggal di rumah keluarga Pak Triman. dari mulai dateng sampai pulang, aku berasa nyaman banget di sana. mungkin karena aku nemuin satu kesamaan antara keluarga Pak Triman dengan keluargaku, yaitu sikap yang sangat terbuka dengan orang lain, bahkan menganggap orang lain kayak bagian dari keluarganya sendiri. aku bisa melihat itu dengan jelas, bukan hanya dari bagaimana mereka menyambutku dan Ratna, tapi justru dari cara mereka memperlakukan orang-orang di sekitar dusun itu, di antaranya Sinta dan Rulli. Sinta adalah seorang anak empat tahun, anak dari bos Pak Triman sekeluarga. Sinta lengket banget sama Mamak alias Bu Triman, entah kenapa. bahkan tiga malam aku live in di sana, Sinta juga ikut tidur di rumah karena pengen tidur sama Mamak.
cantiknya kayak bidadari turun dari khayangan :)))
aku merasakan ketulusan di tengah-tengah keluarga itu. Mamak yang selalu ngingetin untuk mendak karena pintu kamar yang pendek, Bapak yang tampangnya galak tapi suka banget godain Sinta dan bikin kita ketawa, Nani (anak Pak Triman) yang ramah, Rulli (tetangga dan masih saudara sama Pak Triman) yang heboh dan lucu. aku sungguh belajar banyak mengenai ketulusan dari keluarga itu. 

satu lagi cerita yang gak akan kulupain. hari Minggu, aku dan Ratna diajak Rulli ke gereja. misa mulai jam 07:30. jam 07:05, kami berangkat dari rumah. kami naik bus sampai gereja, 10 menit sampai. sebelum misa mulai, Rulli bilang, "Mbak ini nanti kalau gak ada bus pulangnya kita jalan lho". merasa jalannya gak terlalu jauh, kemaren dan tadi liat bus banyak yang lewat dan gak ada pilihan lain, aku pun menjawab dengan yakin, "yowes gakpapa! tenan wes, gakpapa". misa berjalan dengan baik dan koor dari OMK Danan yang bagus banget! setelah misa, aku diminta untuk bantu hitung kolekte, karena yang tugas dari lingkungan dusunku, Selorejo. keluar dari gereja, bener aja yang dibilang Rulli, gak ada bus yang lewat. kami pun jalan kaki. dan ternyata, perjalanan kami tempuh selama tiga puluh menit alias setengah jam! bayangkanlah betapa kempolku meraung-raung :))))

tapi aku bersyukur banget bisa mengalami live in kali ini, meski harus meninggalkan EKM Juli. banyak hal yang aku dapat lewat live in ini. puji Tuhan, program yang kurancang bersama teman-teman bisa terlaksana meski sempet ada berbagai rintangan :D
puji Tuhan juga, bisa dapet kesempatan untuk semakin akrab dan menggila bersama Tengger Psikologi A :))

tanggal 27 Juli kemaren, aku kembali ke Nthok Nthing alias Selorejo. bukan untuk kembali live in, tapi untuk jadi umat di misa perdananya Romo Eko, SJ. 
iklannya :p
aku memang udah janji sama Romo Eko, dan sama Pak Triman juga, untuk dateng ke misa perdana ini. ketika aku ketemu Bapak, Mamak, Nani dan Rulli, aku masih merasakan ketulusan mereka. Bapak meminta Rulli untuk berjalan ke rumah bersamaku, padahal aku (sok) berani jalan sendiri. sampai ke rumah, Mamak pun langsung memberiku oleh-oleh, dan Mamak juga mengantarku kembali ke rumah Romo Eko. Mama dan Papa pun ketemu sama Mamak dan Bapak, itu menyenangkan :D

yah, aku berharap semoga makin banyak orang yang belajar tentang kehidupan dengan live in macam ini :)
dan semoga keluarga Pak Triman juga selalu diberkati Tuhan dan semakin menginspirasi orang lain :D


selamat belajar tentang kehidupan, teman-teman! :)


dari Yogyakarta,
Stella Vania Puspitasari :)

31 Desember 2010

sekilas tentang 2010 :)

hari ini hari terakhir di 2010 :D
beberapa hari terakhir twitter ramai dengan tweets ber-hashtag #2010memories dan #2011wish
aku juga nulis beberapa, tapi bukan itu yang akan aku copas di sini :)

well, baru aja aku baca-baca postingan blogku selama 2010. sebagian kejadian tertuang di sana, lebih banyak lagi kutulis di twitter, dan beberapa juga tersirat di facebook.

intinya, tahun 2010 ini adalah tahun yang benar-benar membuatku belajar untuk semakin dewasa. perputaran roda kehidupan di tahun ini seringkali cepat, sehingga proses pembelajaranku pun berjalan cepat dan banyak hal yang kupelajari.

tahun ini menjadi tahun di mana aku sempat mengikat diri, lalu jatuh terperosok dalam dan sangat jauh, sehingga aku sendiri merasa diri paling nista, paling berdosa, bahkan merasa begitu jauh dari Tuhan. namun dengan cinta-Nya yang luar biasa, Ia menarikku keluar dari keterperosokanku itu, dan dengan cepat membangkitkan aku lagi. Ia nggak ninggalin aku, bahkan berusaha selalu mendekatiku. aku berbuat suatu kesalahan yang menurutku begitu besar, hingga aku tak layak menghadap-Nya, tapi akhirnya aku sadar dan mohon ampun. Dia nggak cuma mengampuniku, bahkan memberikan hadiah yang begitu indah padaku.

tahun ini menjadi tahun di mana aku sempat begitu menutup diri dan bahkan membenci beberapa orang. aku menggembok pintu hatiku, dan mengabaikan mereka yang mengetuknya. tapi di tahun ini pula, aku berhasil membuka gembok itu, dan ternyata aku mendapatkan hadiah yang begitu indah :D

tahun ini menjadi tahun di mana aku harus belajar lebih banyak lagi mengenai tanggung jawab, terutama pada hal yang telah dilakukan atau ditulis atau diucapkan. dan juga soal menyelesaikan tanggung jawab yang dipercayakan padaku. banyak yang kelewat tahun ini :(

tahun ini menjadi tahun di mana Abel pulang ke Surga.. sedih, tapi bahagia juga karena Abel pasti udah jadi malaikat paling bahagia yang dengan hebohnya berhasil ngobrak-abrik Surga sana :))

tahun ini menjadi tahun perjumpaanku dengan begitu banyak pribadi baru yang sungguh membantu proses pembelajaranku tentang kehidupan : Omor, orang-orang Kolsani, Pingiters, Anak Pingit, Bhakti Luhur, Romo Kristi, temen-temen 12 IS 3, temen-temen Ken Arok, EKM Stece, EKM Kobar, anak-anak Papita baru, temen-temen Rebon, Tweeps, temen-temen Seminari Mertoyudan yang sekarang udah pada mentas, temen-temen Tablo, Romo Seno, Mudika Rayon Kota, temen-temen POTA, temen-temen XL dan semuanya saja lah :D *banyak ternyata*

tahun ini menjadi tahun pengenalan lebih dalam dan berdinamika dengan beberapa pribadi yang sebelumnya hanya tahu permukaannya saja : Andre, Ocha, Lisa, Keluarga Bawang xD *Dita - Dista*, Happy Family *Nana, Nina, Yessi*, temen-temen Balsem Gosok, temen-temen 12 IS 3, temen-temen Papita, temen-temen EKM Kobar, temen-temen Mudika Kotabaru, beberapa TheJesuits, EliAnna dan keluarga, Mbak Tha, Mas Don, Mbak La, Billy, anak dan guru #stece, dan masih buanyak lagi :)

terima kasih untuk semua pembelajaran yang boleh kualami tahun ini, Tuhan :)
dan terima kasih untuk Anda sekalian yang sudah membantu proses pembelajaran selama setahun ini, semoga kita bisa terus saling membantu di tahun-tahun mendatang :)

thanks 2010, atas semua tangis dan tawa, atas semua jatuh dan bangun, atas semua kegagalan dan keberhasilan :)
dan semoga di 2011, kita nggak terjatuh lagi di kesalahan yang samaaaa #MendadakKerispatih :))
yaa, moga kita bisa move on dari segala keburukan di 2010, dan bisa jadi jauuuuuuh lebih baik lagi di 2011 :)

Tuhan, tetap genggam tanganku yaa :)
dan untuk Akang, terima kasih udah jadi kado terindah di akhir tahun 2010 ini, janganlah berakhir, tetaplah seperti ini :)

selamat menyambut tahun yang baru dengan berbagai harapan baru!



penghujung tahun 2010,
Yogyakarta,
Stella Vania :)

14 Mei 2010

super sweet seventeen :)

11 Mei 1993
seorang bayi perempuan lahir di Rumah Sakit Elisabeth, Semarang pada 21.30. bayi dengan bobot 2,35 kg ini diberi nama Stella Vania Puspitasari. karena bobot yang tak mencukupi, ia pun harus masuk inkubator, dan ironisnya, ia nggak bisa makan, dan harus makan lewat selang. akibatnya, ia ditinggal di rumah sakit selama 15 hari.


10 Mei 2010
aku mau nunggu sampai midnight ah, batinku. sebelum midnight, lampu kamar udah dimatiin sama papa, dikira udah tidur kali ya..
tapi aku menunggu sampai midnight. bukan, bukan untuk menunggu ucapan selamat atau apapun. aku cuma ingin berdoa, tepat saat tengah malam.
sebelum berdoa, ada sms dari Andre EKM. isinya singkat, dan membuatku nyengir : Makan2!!! *ngrampok kok tengah malem -____-*

11 Mei 2010
setelah kubalas, aku berdoa dan .. menangis :")
lalu tak lama setelah aku selesai berdoa, Andre telepon. first person yang ngucapin tuh ! :D
setelah itu sms bertubi-tubi berdatangan, dari Ocha dan Kak Karin. setelah kubalas, aku tidur dengan senyum di bibirku, hari baru mulai, tapi kebahagiaan sudah memenuhi relung hatiku *lebay* :)
ketika aku bangun jam 5 kurang, langsung deh buka twitter dan Ocha, lagi-lagi jadi orang pertama yang ngucapin di twitter, disusul Kak Iting, Kak Sita dan Kak Karin :)
berbagai rasa memenuhi hatiku. senang itu pasti, tapi juga takut dikerjain :P
tapi semua harus dihadapi kan ? :)

setelah berterimakasih atas ucapan di twitter dan juga beberapa sms, aku pun bergegas mandi seperti biasa. tapi begitu aku keluar dari kamar, ada kursi dan sebuah kotak serta secarik kertas ucapan happy bday. kaget, penasaran, segera kubuka kotak itu. dan tanpa nama pengirim. ah, makin penasaran ! kubuka CD yang ada di kotak itu, dan tetap saja tak ada nama pengirimnya. ketika kutanya mama, ternyata itu kado dari kakak :)

pas mandi, aku sempet mikir 'jangan-jangan abis aku mandi ni ada yang ngasih surprise.. tapi siapaa juga pagi-pagi gini, ga mungkin!'
dan selesai mandi, aku kembali ke kamar, tapi cukup heran juga, kok kamarnya ketutup, dan lampunya mati.. padahal seingetku aku nggak pernah nutup pintu dan matiin lampu. aku mikir, jangan-jangan bener ada orang lagi tapi
siapa.. dan ketika aku membuka pintu, anak-anak Papita : Anna, Eli, Galuh, Febri, Valent dan Qnta udah ada di kamar dengan kue dan lilin dan menyanyikan lagu Happy Birthday. satu kata : KAGET ! buanget ! mana aku cuma kembenan handuk, untung cewek semua, dan untuk nggak diphoto :D
mereka bawa kue bikinan Anna. enak deh ! makasih yaaa :*
sampai di sekolah, udah agak deg-degan nih, bakal dikerjain nggak ya.. sebelum bel masuk bunyi, Kenjen ngucapin selamat, dan teriak ke kelas kalo aku ultah. makin deg-degan deh saya, peluang dikerjain makin besar ! tapi ternyata enggak :D
Pak Pras, yang kukira bakal ngerjain, malah berakting dan yang 'dikerjain' sekelas.. maap yaa :D

pokoknya sampai pulang sekolah, saya bebas dikerjain. cuma pas mau pulang ditahan sama Pak Teguh dan Pak Lis, hampir diseret, disuruh traktir ke McD.. wess jaann..
sampai di rumah, masuk kamar, eh kok ada kue, ada lilin, ada korek, dan pigura besar serta sebuah pesan : Van, ini lilinnya, ini koreknya, dinyalain dan ditiup sendiri ya.. :)
ngakak aku baca pesan dari Mbak Tha, Mas Don, Mbak La dan Mas Ong itu :D
setelah itu, aku membuka fesbuk dan twitter, membalas semua ucapan selamat dan doa dengan ucapan terimakasih, senyum dan berkat :)
sorenya, aku ikut misa.
tahun kesekianku beraksi di panti imam saat ultah :)
tapi sebelum misa, aku diberi hadiah oleh Romo Wisnu : pelukan, kecupan di jidat dan tentu saja berkat :)

itulah cerita seputar ultahku :)
kata orang umur 17 itu spesial. tapi bagiku, setiap hari spesial, karena aku selalu punya orang-orang yang luar biasa seperti kalian semua :)
thanks for everyone, thanks for everything, i do love you all :*
dan, rupanya kejutan itu tak berhenti di sini :)


nb : tunggu edisi revisi, akan ada tambahan photo dan info lain :)

dan ada kado tambahan nih dari Stefi, sahabatku, thanks yaaa :*

04 April 2010

Paskah ? PASTI PAS !

Selamat Paskah, Sugeng Riyadi Paskah, Happy Easter :)

bagiku, Paskah selalu menyenangkan, walau melelahkan. oh, justru kelelahan itu adalah yang menyenangkan dari Paskah. lelahnya total ! :D

maklum lah, Paskah adalah sebuah rangkaian panjang. empat hari berturut-turut. dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Malam Paskah, dan Minggu Paskah. walau sebenarnya, rangkaian itu sudah dimulai hari Minggu sebelumnya, yakni Minggu Palma.

tapi di sini aku nggak akan membahas apa itu Paskah dan bagaimana rangkaian Paskah itu. tapi kalau kalian mau tau lebih banyak soal Paskah, bisa baca di sini. dan di postingan ini, aku mau berbagi pengalaman rangkaian Paskah di Gereja St. Antonius Kotabaru *curhat gitu ceritanya*

dari mulai Kamis Putih, sedikitnya ada dua hal yang menarik perhatianku. yang pertama, ada anak papita yang tepar. misa pertama, Tio sesek dan harus kugantikan, dan misa kedua Angel hampir pingsan, sampai akhirnya harus istirahat. yang kedua, aku batal tugas jadi pembawa salib pas misa ketiga. padahal aku sudah siap lahir batin untuk itu. jengkel, kecewa, dan sedikit marah. sampai .. aku menangis... hehehe.. cengeng ya? tapi ya gimana yaaa, miris aja rasanya, ketika Yesus memberi teladan pelayanan yang begitu luar biasa, aku justru batal jadi pelayan. tapi ya sudahlah, semua kan bisa dimaklumi :)

lalu malam itu aku menginap di gereja. sebenarnya nggak bisa dibilang menginap, karena aku sama sekali tidak tidur. takut nggak bangun sih sebenernya..
jadi yaa rada geje juga di gereja. angkut-angkut kursi, lihat orang dekor, bantu-bantu dikit setting sound, dan sisanya .. nonton orang kerja :P
rasa grogi, nervous, takut, khawatir merasuki hati saat pagi menjelang. hilang sudah rasa jengkel, kecewa dan marah selepas Kamis Putih, dan berganti dengan grogi, nervous, takut, khawatir, dan juga excited saat pagi menjelang, saat Tablo menjelang. dan tapi kembali rasa kecewa itu hadir, ketika sesuatu yang kutakutkan benar-benar terjadi. airmataku kembali tumpah sebelum waktu aktingku tiba. dan ketika aku harus berakting menjadi wanita menangis, paduan rasa kecewa, nervous dan tersentuh, membuatku benar-benar menangis. bahkan sampai ketika seharusnya aku sudah tak perlu menangis *memang dasarnya cengeng sih ya? :P

Tablo usai, semua pemain dan tim produksi memekik bahagia, meski sempat ada kejadian yang membuat airmata yang tak tertumpah tapi tertumpah, tapi semua lega, semua bahagia, semua merasakan buah dari kerja keras selama beberapa bulan terakhir.

tapi tugasku belum usai, siangnya aku membantu Aryo, Diah, Mbak Fausta dkk untuk menjadi pembawa salib. dan masih, mendampingi papita dan thanks God, nggak ada yang tepar lagi :)

menuju ke Sabtu Malam Paskah, saya menjadi pembantu *kata Mas Eka*

tapi Sabtu Malam Paskah kemarin aku mendapat 'cinderamata' dari Tuhan. sebuah kenang-kenangan bahwa aku telah melewati Paskah 2010 dengan segala hiruk pikuknya, dengan segala kesibukannya, dengan segala keribetannya, dengan segala sukacitanya, dengan segala berkatNya.

'cinderamata' itu ada di jempol tangan kiriku, tuh gambar di samping. itu kena lelehan gelas aqua yang terbakar lilin :P
mungkin memang salah saya, tapi ya sudah. saya anggap itu berkat. saya anggap itu hadiah karena telah melayaniNya :)


Minggu Paskah juga telah terlewati. lagi-lagi aku, sang pemain cadangan, turun ke lapangan. entah kenapa anak-anak nggak dateng. tapi ya kayak yang udah kubilang, bukankah semua hal itu bisa dimaklumi? :)

dan akhirnya, i just wanna say PROFICIAT buat semuanya saja. buat Papita, Tablo, EKM, EKA, EKR, Tim Liturgi, Lektor, Patemon, Koster, Panitia Paskah secara keseluruhan dan semuanya saja lah.. SEMANGAT PASKAH semuanya !
mungkin persembahan yang kita berikan memang tak sempurna, tapi dengan cintaNya, Ia akan menyempurnakan semuanya :)

PASKAH PASTI PAS !

30 Maret 2010

Ujian Nasional

ujian nasional sepertinya memang menjadi momok yang menakutkan ya?

minggu lalu ujian nasional (UN) bagi SMA udah digelar. dan kini giliran adek-adek SMP yang harus menentukan nasib mereka dalam 4 x 120 menit UN.

dulu, saat aku SMP, ada guru yang berkata, "Sebenarnya kasian kalian ini, usaha dan kerja keqras kalian selama belajar tiga tahun cuma ditentukan dalam 120 menit"

benar juga, pikirku. tapi apa yang bisa kita lakukan? demo menentang UN -dan berakhir ricuh? hmm, sounds not good..

entah kenapa, adek-adek kelas 9 -and soon kelas 6- yang ujian, tapi aku ikut deg-degan. mungkin karena ada beberapa anak Papita yang ujian kali ya? dan mungkin juga, karena tahun depan, aku yang akan ujian ! oh my...

well, selamat ujian buat yang pada ujian.. SUKSES dan SEMANGAT yaaa !
just do your best, and let God do the rest :)

aku cuma bisa bantu doa, terutama buat Valent dan Wina buat Delayota-nya, juga buat Angel buat Ganza-nya, buat Andre yang udah ketrima di Van Lith, buat Febri, Damar, dan Bangkit dengan SMA tujuannya masing-masing *mau ke mana sih kalian? ke mana pun, sukses lah yaa*

juga buat temen-temen yang kelas 6 : Inglo, Sinta, Wayang, Laura, dan semuanya saja lah, yakin saja kalian pasti bisa ! :)

juga bagi temen-temen kelas 12..

oya, especially buat temen-temen Papita, walau ujian, tapi jangan lupakan komitmen dan tanggung jawab serta konsekuensi dari pilihan kalian untuk melayani Tuhan, ya, nak..
jangan jadikan ujian sebagai tameng untuk kabur dari pelayanan, dan sebaliknya..
jalani saja apa yang ada.. jangan mengeluh walau mungkin lelah dengan segala ujian itu..
semua ada waktunya kok dek.. ada waktu untuk bersusah-susah, tapi juga ada waktu untuk bersenang-senang..

dan bagi kita semua, selamat menempuh ujian kehidupan :D

08 Maret 2010

arti hadirmu

kita nggak tahu betapa berharganya sesuatu sampai kita kehilangannya.

aku setuju sama ungkapan di atas. kayak lagunya Ipang tuh :
Ada yang hilang dari perasaanku
Yang terlanjur sudah
Kuberikan padamu
Ternyata aku tak berarti tanpamu
Berharap kau tetap di sini
Berharap dan berharap lagi
(Ada Yang Hilang - Ipang)
walau menurutku nggak gitu juga sih. kita juga bisa tahu betapa berharganya sesuatu ketika kita mendapatkannya kembali, atau ketika kita tahu hal itu akan segera kembali pada kita :)

pagi ini, ketika aku sampai di kelas, suatu kejutan karena Cicak yang biasanya dateng lebih siang daripada aku, udah dateng duluan. tapi ketika bel masuk berdering, aku baru sadar kenapa kelas hari itu terasa lengang. ternyata ada enam orang yang absen. pantas saja..
bener-bener terasa bahwa semua ternyata ada bagiannya sendiri-sendiri. kalau ada satu yang hilang *ga masuk* ya jadi kurang pas rasanya.

pelajaran tentang 'arti hadir' hari ini berlanjut. sore tadi, Ocha mengirim sms, intinya sebuah pertanyaan yang kurang lebih begini isinya: "kalau suatu saat aku ga ada, apa yang paling kalian ingat dari aku?"
aku juga pernah menanyakan hal serupa pada beberapa orang, dan aku juga sering berpikir: kalau suatu saat aku pergi, apa yang akan terjadi pada dunia?
yaa, mungkin nggak akan berpengaruh banyak sih.. karena seperti kata Mas Danto: kita bukan pusat dunia. ketika kita tak ada pun dunia akan terus berputar.

tapi tetap saja kehadiran orang lain bagi kita, dan juga kehadiran kita buat orang lain pasti memiliki arti tersendiri, entah positif atau negatif :)

oya, sore tadi pas aku mau ikut misa, aku ketemu Fajar. dia salah seorang anak papita dulu. anaknya sangat amat menyebalkan ! ndableg, mbeling, nakal, ngeyel, pokoknya semua yang jelek ada deh di dia ! anehnya, aku sayang banget sama anak satu itu. aku dan dia cukup deket, dan entah kenapa ada rasa pengen melindungi dia, walau anaknya nyebelin banget !
meski gitu, aku tau sih dia anaknya pada dasarnya baek. dan dia juga lebih sering manut sama aku :D
dan mungkin juga karena aku tau (dan kenal) orangtua dan omnya kali ya, jadi aku cukup deket aja sama ni anak. dan aku memang merasa dia butuh dilindungi sih. karena memang walau ndableg, dia cukup gampang sakit.
udah cukup lama aku nggak ketemu sama anak satu itu. tapi tadi sore malah misa bareng :)
serasa kembali ke beberapa tahun lalu deh.. saat itu aku masih SMP, dan Fajar, Wina, Valent, Damar dkk baru gabung papita. kita biasanya latihan hari Rabu sore, lalu misa bareng rame-rame.. duh, kangen masa-masa itu ! kangen anak-anak itu ! sekarang rasanya aku agak jauh dari papita :(

well, yang jelas hari ini aku belajar banyak tentang mencoba mengerti arti hadirmu *'mu' di sini berlaku buat siapa saja lhoh ya.. :D

thanks God, aku juga mencoba mengerti arti hadirMu, dan juga arti hadirku buat orang lain :)

06 Desember 2009

renungan kecil yang berdampak besar

Sabtu, 28 November 2009

aku dan teman-teman Putra-Putri Altar Gereja St. Antonius Kotabaru (Papita Kobar) rekoleksi di Omah Jawi, Kaliurang. bagiku, saat yang paling ditunggu ketika rekoleksi adalah renungan. karena bagiku, sudah menjadi tradisi untuk membuat anak-anak menangis gara-gara renungan. :)

rekoleksi kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. karena pada rekoleksi ini, Frater Fajar yang biasanya memberi renungan tidak bisa ikut karena ada acara lain. maka aku dipercaya untuk mengurusi renungan tahun ini. tema rekoleksi tahun ini adalah "Bertanggungjawabkah Aku???" sebuah tema yang cukup berat bagiku, karena begitu menohok. haha..

aku sangat kebingungan bagaimana harus mengisi renungan itu. lalu aku bercerita pada seorang teman, Arya, dan dia berjanji akan mengisi renungan. maka jadilah malam itu renungan diawali oleh Arya.

Arya memulai renungan dengan sebuah kisah.
ada seorang anak yang bertanya pada ayahnya, kenapa hidupnya penuh masalah. lalu sang ayah tidak menjawab, namun malah mengajak anaknya menuju ke dapur. di sana, sang ayah menyiapkan tiga panci berisi air. ia memasukkan sebutir telur di panci pertama, segenggam kopi di panci kedua, dan sebuah wortel di panci ketiga. lalu sang ayah berkata, "hidup kita mungkin memang penuh masalah. namun kita bisa memilih untuk menjadi seperti salah satu dari ketiga benda ini."
lalu Arya mengaitkan itu dengan Papita. ketika kita memilih menjadi wortel yang setelah direbus jadi lembek, pendirian kita akan goyah ketika bertugas. lalu jika memilih kopi yang akan menjadi satu dengan air, berarti kita mudah terpengaruh dengan teman kita, dengan orang lain di luar diri kita, entah pengaruh baik atau buruk. tapi ketika kita memilih menjadi telur, berarti pendirian kita justru akan semakin teguh dan tidak mudah terpengaruh orang lain.

selama renungan yang dibawakan Arya, anak-anak tidak menunjukkan tanda-tanda akan menangis. lalu ketika renungan Arya hampir selesai, temanku yang lain, Qnta, menyuruhku mengambil sebuah kisah yang memang telah kupersiapkan. renungan tentang ibu.

Qnta yang membacakan renungan itu awalnya. namun ternyata dia tak kuat menahan emosinya, dan aku pun melanjutkannya. dan beginilah kisahnya...
seorang anak mendapati ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. kemudian dia mengulurkan secarik kertas yang bertuliskan sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke warung: Rp20.000
2) Menjaga adik: Rp20.000
3) Membuang sampah: Rp5.000
4) Membereskan tempat tidur: Rp10.000
5) Menyiram bunga: Rp15.000
6) Menyapu halaman: Rp15.000
Jumlah: Rp85.000

selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama:
1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan: GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu: GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu: GRATIS
4) Ongkos khawatir krn memikirkan keadaanmu: GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu: GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku: GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Aku Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: "Telah Dibayar"

lalu aku melanjutkan, kadang kita bertindak seperti anak itu. kita seringkali meminta balas jasa atas apa yang kita lakukan untuk orangtua kita. namun apakah orangtua kita pernah meminta balas jasa atas apa yang telah mereka lakukan untuk kita? sudahkah kita melakukan tanggungjawab kita sebagai anak dengan baik? kita seringkali menuntut banyak dari orangtua kita. tapi apa yang orangtua kita tuntut dari kita? untuk menjadi anak yang baik? bukankah itu memang tanggungjawab kita?
*di sini anak-anak mulai menangis makin kencang. apalagi aku bicara diiringi lagu Lagu Cinta Untuk Mama dan Bunda. aku diam sebentar, memberi kesempatan mereka untuk makin puas menangis. lalu melanjutkan...*

ketika kita meminta maaf karena melakukan kesalahan besar sampai menyakiti hatinya, mungkin mama yang sangat ingin menangis menyimpan semua dalam hati lalu memeluk kita dan berkata lembut pada kita, "nggak apa-apa sayang. besok jangan diulangi lagi ya."
*anak-anak makin kencang menangis. jujur, entah darimana aku dapat kata-kata ini. aku juga mengatakannya dengan sedikit gemetar, menahan tangis :) lalu aku melanjutkan...*

bayangkan orangtua kita ada di samping kita. genggam tangan mereka, peluk mereka, dan katakan, "Ma, Pa, maaf atas semua kesalahan yang aku lakukan. terimakasih atas cinta kalian yang luar biasa. terimakasih. aku sayang kalian."
sekarang, coba kalian tenang. hening. dan mulailah berdoa. bersyukurlah karena kalian punya orangtua dengan cinta yang luar biasa. berdoalah untuk kebahagiaan orangtua kalian. berdoalah agar kalian bisa menjadi anak yang lebih baik lagi, demi semakin besarnya kebahagiaan orangtua kalian. karena mereka sangat sayang sama kalian.

lalu renungan selesai. beberapa anak bertahan untuk melanjutkan tangis dan doa mereka. namun ada yang beranjak pergi meninggalkan ruangan. dan seperti biasa, ada beberapa anak yang susah berhenti menangis.

tapi satu hal yang tidak aku kira. ternyata malam itu, setelah renungan, ada seorang anak bernama Limbang yang langsung menelepon orangtuanya dengan diiringi derai airmata dan berkata ia menyesal telah membuat sakit hati ibunya siang harinya. ia berkata, "Bu, aku minta maaf...tidak akan kuulangi lagi perbuatanku."
aku tau dari status FB bapaknya yang berbunyi: Hampir jam 12 malam... bunyi telepon berdering memecah keheningan malam ini, di jauh sana di lereng Merapi... anakku menangis tersedu, terbata-bata ia sampaikan pada ibunya bahwa IA MENYESAL TELAH MEMBUAT SAKIT HATI IBUNYA siang hari tadi... "Bu, aku minta maaf...tidak akan kuulangi lagi perbuatanku", katanya lirih. "...Selamat tidur anakku... rupanya Tuhan telah berkenan membuka mata hatimu." Matur nuwun Gusti...!!!

aku juga ikut terharu.. ah, anak sekecil itu saja bisa. bagaimana dengan kamu? bagaimana dengan aku? :)