selain cerita si bintang

31 Mei 2011

bulan Bunda :)

Ndherek Dewi Maria, temtu geng kang manah
Boten yen kuwatosa, ibu njangkung tansah
Kanjeng ratu ing swarga, amba sumarah samya
Sang Dewi, Sang Dewi mangestonana
Sang Dewi, Sang Dewi mangestonana

hari ini adalah hari terakhir di bulan Maria, atau bulan Bunda kalau aku dan Akang menyebutnya :)
seperti biasa, aku tidak setiap hari berdoa rosario *jitak kepala sendiri* *dijewer Bunda* *ampun Bundaaaa*
seperti biasa, aku tidak bernovena ataupun melakukan devosi khusus padanya.
seperti biasa, bulan ini berlalu seperti biasa, seperti bulan-bulan lainnya.

yaaaa nggak sepenuhnya sama sih. bulan ini, aku mengunjungi beberapa Gua Maria atau Sendang alias "rumah"nya Bunda. aku mengunjungi beberapa rumah Bunda itu bersama Akang.

yang pertama, hari Minggu, 29 Mei 2011 kemarin.
aku diajak ke Gua Maria Tritis di Wonosari. sebelum ke sana, kami istirahat dulu di rumahnya Akang, dan ketemu Bapak-Ibu yang menyambut kami dengan wajah cerah ceria :D
terima kasiiihhhh :*
setelah beristirahat dan mengobrol sebentar, aku dan Akang memulai perjalanan ke Gua Maria Tritis. ramai sekali di sana. maklum, itu adalah minggu terakhir di bulan Bunda.
seingatku, itu adalah kali pertama aku ke Gua Maria Tritis, tapi entahlah, aku lupa. jalan yang berbatu, terjal, berliku, dan nggak mudah, serta teriknya sinar matahari siang itu membuat perjalanan kami mencapai gua menjadi tidak mudah dan sungguh melelahkan. namun ketika kami sampai di gua, semuanya terbayar. gua itu sungguh indah, sungguh menenangkan dan ah pokoknya luar biasa! bagaimana tidak, gua itu adalah dua alami dengan stalaktit dari batuan kapur yang meneteskan air. meski ramai, tapi ketenangan, kesejukan dan keademan rumah Sang Bunda itu tetap terasa. ketika aku duduk di depan Bunda, aku belum mulai berdoa, hanya mendengarkan orang-orang yang sedang berdoa rosario bersama-sama, air mataku sudah menetes. mungkin karena memuncaknya rasa syukurku karena akhirnya sampai juga ke gua itu, setelah melewati perjalanan yang jauh, panas, melelahkan dan tidak mudah.
dan, mungkin itu adalah gambaran perjalanan kehidupan kita. jauh, terjal, berliku, melelahkan dan tidak mudah. namun akhirnya kita akan mencapatkan kesejukan, ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan setelah menaklukkannya. :)

*cerita selingan*
setelah dari Gua Maria Tritis, aku dan Akang mencoba mencari air terjun yang dulu pernah ditemukan Akang saat ia masih kecil dan bertualang dengan sepedanya. beberapa hari lalu aku sempat lihat liputan mengenai air terjun Sri Gethuk di Wonosari, dan ternyata memang itu air terjun yang sama dengan yang ditemukan Akang dulu. dan kini kami mencoba untuk menemukannya kembali. jalannya untuk ke sana uwooohhhh syusah syekaliiii :O
tapi ketika kami mendapatkannya, sungguh baguuusss buanget! nggak rugi deh.
dan sekali lagi diingatkan tentang perjalanan kehidupan seperti yang telah kutuliskan di atas. :)

setelah menemukan air terjun dan beristirahat kembali di rumah, kami pun pamit untuk kembali ke Jogja. tapi sebelum benar-benar kembali ke kota Yogyakarta, kami mampir lagi di rumah Bunda, masih di Wonosari. namanya Sendang Rosario. rumah Bunda kali ini ada di dekat sebuah gedung gereja, dan sore itu sungguh sepi. hanya ada sebuah keluarga kecil yang berdoa rosario di depan gua itu. tapi sungguh kesepian itu menenangkan. dan lagi, air mataku tertumpah. entah karena suasananya yang makjleb, atau memang aku yang cengeng :P




dan hari ini, kami ke Jatiningsih. sedikit mengejutkan, kami bertemu dengan Master Adri dan Kak Lina yang sudah selesai berkeluh kesah dengan Bunda.
ternyata ada misa penutupan bulan Bunda di Jatiningsih, tapi kami nggak ikut misanya.
tapi di Gua Maria Ratu Perdamaian itu, kami benar-benar merasakan kedamaian dan akhirnya sungguh dapat berdamai, terutama dengan diri sendiri :)


Bunda, terima kasih untuk semuanya ya :)
terima kasih karena kami telah kau perkenankan mengunjungi beberapa rumahmu, dan berbincang denganmu. terima kasih untuk peneguhan dan penguatanmu. terima kasih untuk pelajaran yang boleh kami terima. terima kasih untuk kisah-kisah yang berhasil kami ungkapkan. terima kasih untuk keteladananmu yang menginspirasi kami. terima kasih untuk air mata yang boleh tertumpah, aku tau itu akan menguatkan kami :)
sekali lagi terima kasih untuk segalanya, Bunda :*

dan seiring dengan berakhirnya bulan Bunda, maka berakhir pula ......... :)



hari terakhir bulan Bunda,
31 Mei 2011


anakmu,
stella vania :)

11 Mei 2011

selamat datang sebelas Mei :)

18 tahuuunnn :D
kata Akang: 18 tahun itu spesial loh. di luar negeri, usia yang dianggap awal kedewasaan itu 18 tahun, bukan 17 tahun.

well, kalo dipikir-pikir bener juga ya. kalo di stand-stand rokok gitu tulisannya 18+
yaaa walau di Indonesia, banyak anak di bawah umur 12 -bahkan balita- udah jago ngrokok #gelenggeleng #prihatin

ada sebuah cerita *pengalaman pribadi sih tepatnya* tentang pentingnya umur 18 :))
jadi, hari Senin kemarin, Kak Marcel dateng ke rumah untuk meminta tanda tangan dan foto copy KTP-ku. dari pagi aku sudah tau, ia mau mendaftarkan aku menjadi member di suatu yaaa katakanlah toko begitu. lalu dia ambil KTP-ku, diliat-liat, dan terjadilah suatu percakapan
Kak Marcel: udah 18 tahun toh?
aku: *bengong* hah? dua hari lagiii baru 18 tahun hehehe #cengengesan
Kak Marcel: woaaa kalo belum 18 tahun belum bisa daftar jadi member jeeee
dan akhirnya batal lah aku didaftarkan jadi member, dan jadinya malah Kakak yang jadi member.

ternyata usia ke 18 tahun itu memang penting sodara-sodara!

soooo, welcome superb eighteen :D
hope will be better, more more more more and mooorrreeeeee

maaaaafff, untuk semuaaaa kesalahan yang kulakukan, baik sengaja atau tidak. untuk semua hal yang kurang berkenan bagi Anda sekalian. untuk segala ketidaksempurnaanku :)

daaaann TERIMA KASIH *lebih dari* SERIBU kepada Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus, serta Bunda Maria Sang Bintang Pembimbing #eaaa #STECEbanget :P
juga buat Mama, Papa, kakak, dan semuaaa Oma, Opa, Tante, Om, Kakak, Adek, Ponakan, daaann pastinyaaa Akang :*
semuaaaa sahabat, teman yang baik dan baik banget, orang yang ketemu sekali dua kali, orang yang saling tuker senyum-salam-sapa walau nggak kenal :D
juga kamu. ya, kamu yang telah sudi membaca postingan ini, terima kasih :)

terima kasih karena membuat hidupku jadi begitu berwarna yaaa semuanyaaa. jangan pernah bosan untuk terus menggoreskan warna-warna yang kalian kehendaki dalam hidupku :)

love from me and bless from God for you all :3


memasuki 11-05-11,
memasuki 18 tahun :)

Stella Vania Puspitasari

03 Mei 2011

farewell party

Kamis, 28 April 2011
perpisahan di ASMI (lagi!)
yaaahh, meski perpisahannya lagi-lagi di ASMI *hmm sebenernya agak bosen tapi ya mau gimana lagi* tapi ini agak istimewa, karena aku dan temen-temen kelas 12 yang lain yang 'dipestakan' lah yaa istilahnya. ini adalah acara perpisahan bagi kami, seluruh siswi SMA Stella Duce 1 yang akan lulus (#AMINbanget!)
agak nggak biasa, perpisahan kali ini didahului dengan misa berbahasa Inggris, misa Paskahan gitu ceritanya. setelah itu baru deh acara pensinya dimulai. yaa biasa, ada yang garing, tapi nggak sedikit juga penampilan yang seru dan menghibur.
tapi di luar semua itu, ada satu penampilan yang akan selalu terkenang dan sungguh jadi kejutan. selain penampilan spesial dari para guru yang nari *setiap ada acara pensi, guru-guru selalu mempersembahkan sesuatu, mantep!*, ada satu lagi, yakni beberapa perwakilan kelas 12 *yang sebentar lagi akan lulus* memberi sebuah penampilan spesial yang nggak diketahui sebelumnya, sebagai perwujudan maaf pada adek kelas dan para guru sehubungan dengan suatu masalah yang terjadi sebelum UN. apa masalahnya? yaaaa adalah :P
dan ini dia lagu yang kami nyanyikan:
Firework - Katy Perry
Do you ever feel like a plastic bag
Drifting throught the wind
Wanting to start again

Do you ever feel, feel so paper thin
Like a house of cards
One blow from caving in

Do you ever feel already buried deep
Six feet under scream
But no one seems to hear a thing

Do you know that there's still a chance for you
Cause there's a spark in you

You just gotta ignite the light
And let it shine
Just own the night
Like the Fourth of July

Cause baby you're a firework
Come on show 'em what you're worth
Make 'em go "Oh, oh, oh!"
As you shoot across the sky-y-y

Baby you're a firework
Come on let your colors burst
Make 'em go "Oh, oh, oh!"
You're gonna leave 'em fallin' down-own-own

You don't have to feel like a waste of space
You're original, cannot be replaced
If you only knew what the future holds
After a hurricane comes a rainbow

Maybe you're reason why all the doors are closed
So you could open one that leads you to the perfect road
Like a lightning bolt, your heart will blow
And when it's time, you'll know

You just gotta ignite the light
And let it shine
Just own the night
Like the Fourth of July

Cause baby you're a firework
Come on show 'em what you're worth
Make 'em go "Oh, oh, oh!"
As you shoot across the sky-y-y

Baby you're a firework
Come on let your colors burst
Make 'em go "Oh, oh, oh!"
You're gonna leave 'em all in awe-awe-awe

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It's always been inside of you, you, you
And now it's time to let it through

beberapa perwakilan kelas 12 menyanyikan sambil membawa bunga mawar, lalu turun panggung, memberikan bunga mawar itu ke adek kelas, menarik mereka maju ke depan dan menyanyi bersama. ah, sooo touching :)
dan setelah itu semua menyanyikan Mars Stece. udah mau nangisss rasanya. farewell party terakhir men! dan diadakan untuk kami! terharuuu :")


let's say GOODBYE to STECE, karena kita LULUS! :D

vania - stece 2011

28 April 2011

caraNya memang unik

halo halo halooo
lama nggak ngeblog hehehe
btw sugeng paskaaaah bagi semua yang merayakannya :)
selamat juga bagi temen-temen kelas 12 dan kelas 9 yang sudah merasa terbebas dari jeratan Ujian Nasional *termasuk saya sendiri* :P

beberapa waktu belakangan ini sedang banyak belajar, meski ujian sudah lewat. memang bukan belajar dalam arti akademis sih, tapi pelajaran kehidupan.
beberapa waktu belakangan ini aku dan Akang sedang disadarkan betapa cara Tuhan yang begitu unik dan beragam untuk mewujudkan maksud dan kehendakNya.
Akang disuruh istirahat, eh dia dikasih sakit. kita disuruh makan, eh Dia ngasih kita hujan. aku disuruh fokus dan istirahat, eh dikasih pacar yang cerewet :P
"caraNya itu memang selalu unik," kata Akang.
ya, sungguh unik caraNya, sampai kadang begitu mengejutkan dan tidak terduga.

dan memang mengejutkan menurutku, ketika hapeku raib. hapeku itu, Nokia X3-02, baru kumiliki 2 bulan, dan entah gimana caranya bisa raib.
hari itu, Selasa, 26 April 2011, aku sama Akang nonton di XXI. setelah keluar dari studio, hapeku udah nggak ada. nggak tau deh ke mana hilangnya tuh hape. ditelpon nggak bisa, diSMS apa lagi. akhirnya ya sudah, mau nggak mau harus direlain, meski nggak rela juga sih .. :(
hilangnya hape itu bikin aku galau. eman-eman banget mamen! sampe kebawa ke mimpi deh tu hape. aku mimpi tu hape ketemu dan aku pakai lagi #AMINbanget!

tapi mungkin memang ini bagian dari rencanaNya yang luar biasa. sekarang aku belum bisa terlalu memahami apa maksudNya. mungkin ini terjadi supaya aku nggak sombong dan bisa rendah hati. mungkin supaya aku bisa lebih menghargai semua yang aku miliki. mungkin supaya aku bisa lebih nggak menyepelekan sesuatu. mungkin supaya aku bisa belajar lebih dalam mengenai arti dan makna bersyukur. mungkin ...
ah itu semua masih mungkin... tapi sungguh aku percaya Dia punya sesuatu yang lebih indah dibalik semua ini, semoga :)

dan memang mungkin ini hadiah Paskah yang aku dapatkan. kalau tahun lalu aku dapat 'cinderamata' di jempol tangan kiriku (lihat di sini), maka tahun ini aku harus memanggul 'salib' (baca: Ujian Nasional) sebelum Paskah, dan kehilangan hape setelah Paskah.
nggak papaaa *nada Raya* :P
I believe that God will make everything beautiful in His time, not in our time :)

maka, selamat menikmati caraNya yang sungguh unik!
percaya aja, Tuhan melakukan semuanya ini karena cintaNya yang sungguh luar biasa untuk kita :)


Yogya(swara) Istimewa,
galau sedikiiiiiiiit,

vania

12 Maret 2011

hari tenang :))

Sabtu, 12 Maret 2011
hari tenang sebelum UAS. bukan hari libur, tapi belajar di rumah, kata sekolah sih :)

tapi entah kenapa aku pengen bersenang-senang hari ini. nggak tau ke mana atau ngapain, pokoknya nggak pengen di rumah *oke, kost kalo kata Akang :D
hari ini pengen pergi entah ke mana atau ngapain aja, tapi yang jelas pengen sama Akang :3

sekitar jam 11.30, Akang jemput ke "kost" :D
bingung mau ke mana, tapi waton jalan aja, tujuan pertama Gereja :)
di jalan, terlontar macem-macem, ke Alun-alun lah, lalu ke Taman Pintar, lalu ah macem-macem rencananya hahaha
lalu kami ke Gereja, tapi ternyata ramai, entah ada apa, lalu cusss lah kami

lalu terlontar ajakan ke sebuah toko untuk survey baju sarimbit :3
kami dateng ke toko itu, lalu liat-liat aja haha, yaaa namanya juga survey hehe
trus rencananya mau ke Malioboro, tapi entah ide dari mana, aku ngajak keliling Jogja naik TransJogja, dan Akang setuju :))

kami nggak jadi ke Malioboro, tapi ke Taman Pintar. parkir motor di sana, lalu beli mainan gelembung sabun buat Nora :3
lalu jalan-jalan sebentar di Taman Pintar, trus naik TransJogja, pake membercard temuan Akang :))
kami naik jalur 1A, sampai Prambanan #agakkurangkerjaan hahaha

pas berangkat, kami kebagian berdiri karena agak penuh busnya.
sampai di shelter-entah-apa-namanya, udah mau sampai Prambanan, baru kami kebagian tempat duduk.
lalu kami turun di shelter Prambanan, udah kayak turis aja *atau anak ilang?* hahahaha =))
eh tapi dari shelter Taman Pintar, ada couple yang juga barengan kita naik TJ, tapi kalo itu beneran turis sih kayanya, walau turis domestik :)

di sekitar shelter Prambanan itu akhirnya kami istirahat sebentar. Akang makan siang, lalu ngobrol sebentar, lalu balik lagi ke shelter TJ untuk segera balik ke Taman Pintar *bener-bener kurang kerjaan* :D

dari shelter Prambanan naik jalur 1B, lalu transit di Bandara, ganti jalur 1A trus turun di Taman Pintar lagi :)
sempet candid-candidan di TJ :))

lalu jalan-jalan lagi di Taman Pintar,
trus udah mau pulang, eh liat cilok :D
makan cilok lah kita, lalu pulang :)

thanks for today dear, ini benar-benar hari tenang beneran deh, jalan-jalan keliling Jogja *dan bahkan Jateng* hanya dengan 15.000 berdua :D

senggakpunyakerjaannya kita, masih adaaa aja yang bisa dilakuin hehehe
salam #langgeng yaaa Akang kabogoh kasep :)



di hari tenang,


Neng :3

02 Maret 2011

kenangan bersama Romo Wisnu, SJ :")

Sabtu, 19 Februari 2011
nggak ada firasat apapun yang aku rasakan, kecuali mungkin, doa pagi hari Jumat yang mendoakan Romo Paroki dan doa pagi hari Sabtu yang mendoakan pemimpin bangsa-bangsa yang membuat pikiranku melayang ke Romo Wisnu. setelah aku selesai ngerjain TO 3, aku keluar sekitar jam 12.00. aku liat hapeku, ada satu sms dari Bimo. dia tanya: van, emang Romo Wisnu meninggal po?
antara kaget, nggak percaya, dan memang nggak tau, aku bilang: hah? kata siapa? aku belum dapet kabar je
ternyata setelah aku buka hape yang satunya, ada dua belas sms dan beberapa miskol. semua sms itu mengabarkan kalau Romo Wisnu sudah meninggal. aku shocked, dan seketika aku lemas dan gemeteran. nggak percaya. bagaimana mungkin? padahal Jumat malam aku masih ketemu sama Romo Wisnu, dengan senyum khas dan perut buncitnya. Jumat malam itu aku masih salaman dan cium tangannya, dan sekarang beliau meninggal? aku nggak percaya. dengan gemeter dan keringat dingin, aku diantar Dita dan Dista ke gereja. benar saja, teman-temanku sudah berkumpul di sana. Kolsani sudah dipersiapkan, dan semua orang memang terlihat nggak percaya. aku merasa kepergian, atau mungkin lebih tepatnya kepulangan Romo Wisnu ke Surga itu terlalu cepat. tapi ya waktu kita dan waktu Tuhan berbeda sih...

Romo Wisnu pertama kali pindah tugas ke Kotabaru tahun 2006, dan itu pula saat pertama aku mengenalnya. kesan pertama melihat Romo Wisnu, hampir sama sih kaya kesan orang lain, Romonya galak nih kayanya, kolot. dan aku merasa kesanku itu terbukti ketika di suatu misa, Romo Wisnu menegur seorang anak kecil yang lari-lari di depan Altar, bahkan hal itu ditulis di Surat Pembaca KR. tapi apa yang dilakukan Romo Wisnu itu pasti beralasan, dan aku yakin beliau juga pasti belajar banyak hal dari itu. karena sejak itu, aku mendapat kesan yang berkebalikan 180derajat dari kesan awalku mengenai Romo Wisnu.

menurutku Romo Wisnu itu nggak galak, tapi beliau itu cool, yang kadang dipandang orang lain sebagai sikap cuek dan nggak peduli. beliau kadang punya pemikiran sendiri yang kadang nggak bisa ditebak oleh orang lain. beliau juga kadang suka mengatakan sesuatu secara tersirat, yang kadang bikin orang lain masih bertanya-tanya, Romo tuh mau bilang iya atau enggak sih?
contoh kecil ketika Mama mau pinjem gereja untuk Perayaan 1000 hari meninggalnya Emak. Mama mau bikin misa di gereja, trus makan-makan di Sayap Utara, prasmanan gitu. ketika matur sama Romo Wisnu, beliau nggak bilang boleh atau nggak boleh, cuma manthuk-manthuk seakan bilang, oh ya saya mengerti maksud Anda. tapi toh akhirnya jadi juga itu acara. thanks Romo :)

kalo rapat di Aula Pastoran, Romo Wisnu sering ngomong sama aku: "iki mesthi kerjaan'e cah enom ki. yo to? mana mungkin wong tuwo ngorek-orek mejo koyo ngene?! ra mungkin!" (ini pasti kerjaannya anak muda nih. ya kan? mana mungkin orang tua ngorek-orek meja kayak gini?! nggak mungkin!) *sambil nunjuk meja yang penuh coret-coretan* *aku cuma manggut-manggut sambil senyum-senyum dan mbatin: ampun Moooo*
meski ngomel gitu, tapi Romo Wisnu peduli dan baik banget. beliau beberapa kali ngasih jatah konsumsi buat rapat-rapat atau pertemuan, yang langsung diambil dari ruang makan atau kulkas Pastoran. bahkan aku masih inget, Rapat Natal 2010 kemaren, Romo Wisnu dua kali ngasih kue tart untuk dimakan bareng-bareng setelah rapat, yang pertama dalam rangka ulang tahunnya, yang kedua dalam rangka tahun baru. Romo Wisnu juga selalu menyempatkan diri menengok atau mengunjungi berbagai pertemuan atau rapat atau kegiatan yang diadakan berbagai komunitas, walau benar-benar cuma nengok sebentar. tapi itu jadi wujud nyata betapa beliau sebenarnya peduli dan ingin tahu perkembangan gerejanya secara langsung, nggak cuma denger laporan aja. beberapa yang aku inget banget, karena belum lama terjadi, Romo Wisnu selalu nengokin rapat EKM setiap Senin. Romo Wisnu juga pasti nengokin kalo Papita lagi pertemuan atau latian, salah satunya Romo Wisnu menyempatkan diri untuk dateng ke GKS saat Papita ada acara nonton bareng. waktu itu aku yang mengorganisir acaranya, karena aku punya rekomendasi film bagus. aku menikmati film itu, sampai nggak sadar ada Romo Wisnu dateng, berdiri di pojokan, ikut nonton. contoh lain ya ketika terakhir kali aku ketemu beliau, Jumat malam, ketika gladi bersih EKM Kentungan. malam itu, beliau baru saja pulang dari memimpin misa arwah di lingkungan, dan beliau masih menyempatkan diri menengok gladi bersih EKM. terima kasih, Romo :)

nggak cuma acara di sekitar Kotabaru saja yang beliau tiliki. ketika aku dan teman-teman mempersiapkan EKM Rayon Kota, Romo Wisnu selalu menyempatkan diri untuk mengikuti rapat yang memang berpindah dari satu paroki ke paroki lainnya setiap minggu. pernah suatu kali ketika rapat di Kidulloji, Romo Wisnu duduk di sampingku dan mengeluarkan hapenya yang fren, aku bilang: "wah, Romo hapenya baru ya, aku baru liat. wah ada gambar ceweknya lagi." beliau cuma senyum-senyum. Romo juga pernah bawa BB, trus tanya sama aku: "kamu bisa pake BB?" aku jawab: "bisa donk Romo.. wah BB baru yaaa? sini buat aku aja." dan lagi, beliau hanya senyum-senyum. aku juga sempet ketemu Romo Wisnu ketika beliau olahraga dengan bersepeda suatu pagi. aku sempat melihat Romo dengan Spin 125 birunya yang membuatnya tampak lucu. dan aku sempat menunggu di Pastoran, ketika akhirnya beliau pulang dengan mengendarai Skywave baru yang akhirnya menghantarkan beliau pulang ke Surga.

Romo Wisnu juga rajin menyapa umatnya di Facebook, entah komen status, nge-like, nge-poke, dan macem-macem. Romo Wisnu juga pernah telpon aku, ketika aku lagi di sekolah. siapa yang nggak kaget coba? ternyata aku diminta ke sekretariat.
entah kenapa, Romo Wisnu suka memanggil orang lain dengan nama yang ada di nama lengkapnya, tapi bukan nama yang biasa jadi nama panggilannya. contohnya, Nilam dipanggil Sulis, Mbak Lisa dipanggil Flaviana, dan aku dipanggil Stella. pernah suatu kali, ketika aku pulang sekolah dan jalan ke gereja, Romo ada di sekretariat lalu memanggilku untuk mampir. aku mampir, salam, cium tangan dan tanya kenapa aku dipanggil. Romo Wisnu cuma jawab: "nggak papa, emang kenapa sih mau buru-buru ke gereja? meh ketemu sopo hayo?"

setiap liat Romo Wisnu, aku pasti manggil: "Romoooo.." kadang beliau becanda dan menghindar kalo ketemu aku. beliau menyapaku dengan caranya yang khas, beliau memanggilku "Stella .." (senyum, salaman, aku cium tangan beliau, beliau mau ikut cium tanganku) "wah, senjata tajam iki" (lihat kuku panjangku)
sapaannya ini selalu bisa membuatku tertawa, atau minimal tersenyum, entah kayak gimana perasaanku sebelumnya. aku ingat ketika ulang tahunku, beliau datang ke sakristi dengan jubahnya, hendak memimpin misa sore, lalu melihatku dan langsung pasang senyum khas, tapi tampak lebih bahagia. Romo Wisnu menyalamiku, mengucapkan selamat ulang tahun, memelukku, mencium jidatku dan memberi berkat. terima kasih Romo Wisnu, itu menjadi hadiah sweet seventeen yang bener-bener sweet!
aku juga masih ingat betul, ketika Senin sore, 25 Oktober, aku ke gereja. beliau hendak memimpin misa lagi sore itu. aku datang dengan senyum lebar dan bilang, "Romo, terima kasih doanya ya, aku ketrima Psikologi Sanata Dharma" Romo Wisnu langsung senyum lebar dan seakan ikut merasakan kebahagiaanku. beliau bilang, "proficiat ya!"
Romo Wisnu ingin aku tetap menjadi Papita. hal itu jelas dimaksudkannya, meski diungkapkannya secara tersirat. beliau pernah bilang, "misdinarku di Katedral itu ada yang udah kuliah tapi tetep jadi misdinar loh." dan ketika aku tugas misa harian, tugas terakhirku dengan beliau, Romo Wisnu bilang, "wah sesuk Agustus ra gelem tugas misdinar meneh iki" (wah besok Agustus udah nggak mau tugas misdinar lagi nih), lalu aku bilang "ya nggak gitu Romoooo"
tenang Romo, sebisa mungkin aku nggak akan meninggalkan Papita kalau mereka masih membutuhkanku, selama aku bisa aku pasti akan bantu, nggak peduli apa kata orang :")

Romo Wisnu memang seneng nggodain orang-orang di sekitarnya. aku sering beliau godain dengan "Spoor (resto)", "Bener", "Karisma", "Papita", "Balsem", "Stece", dan lain-lain. pokoknya apapun bisa beliau jadiin bahan untuk nggodain. pernah suatu kali, Sabtu, 22 Januari 2011, aku sama Andre mau ke Sekaten. Romo Wisnu yang memang setiap selesai misa menyempatkan diri berdiri di depan Pasturan untuk menyapa umatnya, juga menyapaku. "Wah mau ke mana nih malem minggu?" godanya. salting, aku jawab "ke mana aja boleeehh" lalu ngakak, dan akhirnya kujawab serius "ke Sekaten, Romo. mau ikut po? yuk Mo" tapi beliau nggak mau ikut.

ah, masih buanyak buanget kenangan bersama Romo Wisnu, mungkin nggak semuanya bisa ditulis di sini :")
yang jelas, Romo Wisnu mengajariku buanyak hal, terutama tentang tata cara melayani di Panti Imam. Romo Wisnu juga mengajariku banyak hal tentang kehidupan.
terima kasih Romo atas segala pengalaman dan pelajaran hidup yang boleh aku kenal dan aku dapatkan dari Romo.
terima kasih untuk segala kepercayaan untuk kami, kaum muda. waktu itu Romo Wisnu pernah bertanya, "Masih layak nggak Natal 2012 dipercayakan pada Kaum Muda?" dan setelah weekend tanggal 29-30 Januari 2011 di Omah Jawi, yang ditengokin Romo Wisnu juga, kami, kaum muda sepakat menjawab: masih layak! maka Romo Wisnu, beristirahatlah dalam damai, karena kami, kaum muda, akan berusaha seoptimal mungkin untuk ikut berdinamika demi perkembangan Gereja Kotabaru, apalagi untuk Natal :)
Romo Wisnu, maaf karena banyak kesalahan yang aku buat. banyak banget kepercayaan Romo Wisnu yang aku sia-siain atau nggak bisa diwujudkan dengan baik. aku nyesel bangeeet Kalender 2011 nggak jadi tercetak. waktu itu Romo Wisnu bilang, "yaudah nggak apa-apa, ini tetep dilanjutin untuk Kalender 2012" tapi besok aku nggak bisa konsultasi sama Romo Wisnu soal kalender 2012, huaaa maaaaaaaaaaf :((

waktu gladi EKM Januari, aku bilang "Romo, aku pamit yaaa nggak ikut bantu persiapan Paskah, aku ujiannya pas Pekan Suci je" dan Romo Wisnu menjawab "selesainya Kamis kan? pas Paskahnya masih bisa bantu kan?"
iyaaaa Romo, aku akan membantu sekuat tenaga, segenap jiwa raga, semuanyaaaa akan aku kerahkan untuk membantu perkembangan Gereja Kotabaru, kalau aku bisa :)
Romo Wisnu, tenang-tenang lah di Sana, bahagia dan penuh damai di Sana, salam untuk Mas Krist, salam untuk Opa Tom, salam untuk Abel, salam untuk Romo Bowo, sahabatnya Romo Wisnu yang sekarang pasti lagi asyik di Surga sana :)
salam untuk semua :")
doakan kami, agar kami semua di sini bisa berjuang untuk mewujudkan keinginan dan harapan Romo :")


miss you Romo Wisnuuuuuuu :*
with BIG LOVE,

Stella :)

01 Februari 2011

hidup adalah proses .. :)

Lebih baik kecewa sekarang karena jujur, daripada kecewa kuadrat karena dibohongi #selfnote
Hidup itu proses, semua yang terjadi adalah pembelajaran utk kita #selfnote
Yang udah ya udah, ga usah disesali, jadiin pembelajaran aja, jadi pijakan utk esok dan seterusnya #selfnote
Percuma juga ga rela sama kejadian di masa lalu, toh waktu juga ga bisa diputar.. #selfnote
Penyesalan selalu datang terlambat, dia memang layak dihukum, atau sekalian aja ga usah boleh dateng #selfnote

Pak Danny, seorang guru di SMA-ku pernah bilang,
sepahit apa pun, jujur tetap yang terbaik.

dan aku sangat setuju sama pernyataan itu. walau kenyataan itu seringkali menyakitkan, tapi menurutku itu jauh lebih baik daripada kebohongan yang menutupi kenyataan itu.

tapi, rasanya kecewa bangeeet, ketika kita membuat orang yang kita sayangi, orang yang kita cintai kecewa, karena pengakuan kita. siaaal, nyesel rasanya! bukan nyesel karena pengakuannya sih, karena seperti apa yang tertulis di paragraf pertama, kejujuran itu jauuuh lebih baik daripada kebohongan, betapa pun menyakitkannya. tapi nyeselnya karena apa yang diomongin itu, apa yang diakukan itu. ah memang sialan tuh yang namanya penyesalan! datengnya telat mulu! mbok ya dihukum aja, atau sekalian aja ga usah boleh dateng! #sewot

yaaa bagaimana pun, penyesalan itu dibutuhkan juga sih dalam hidup. gimana pun hidup itu adalah proses, sebuah pembelajaran untuk bisa jadi jauh lebih baik ke depannya. hidup itu adalah proses, semua memang harus dilalui untuk bisa memetik hasilnya pada saatnya. hidup adalah proses, maka nggak semestinya kita terus-terusan menengok ke belakang. yang udah terjadi ya udah, kita kan juga nggak bisa mengulanginya. justru pengalaman yang lalu harus dijadikan pijakan untuk melangkah lebih mantap dan lebih baik lagi di hari ini dan hari-hari selanjutnya.

selamat berproses! :)


awal Februari 2011,
Yogya(swara) Istimewa,

si bintang :)

29 Januari 2011

hidup lagi :D

temans,
entah gimana caranya,
Sabtu, 29 Januari 2011,
jam 5.11,
Nokia 2600 Classic saya HIDUP LAGI! :D


mukjizat itu benar-benar nyata sodara-sodara!

matur sembah nuwun Gustiiii #SembahSujud



oya, di sebelah ini adalah perbandingan hape saya dengan casing asli dan casing yang dibeliin Akang.
bagaimana aku tidak makin mencinta, beda banget kaaan? :D




Sabtu pagi yang penuh mukjizat,
semoga makin banyak hal membahagiakan di hari ini dan selanjutnya :)

29 Januari 2011,

Stella Vania ;)